Kajian Konsep Program Balai Ternak BAZNAS
Publisher: Pusat Kajian Strategis BAZNAS
Book Size: 29.7cm x 21 cm (A4)
RINGKASAN EKSEKUTIF
Peternakan memiliki potensi besar sebagai basis pemberdayaan ekonomi masyarakat perdesaan. Namun, peternak mustahik masih menghadapi keterbatasan aset ternak, pakan, kesehatan hewan, kapasitas usaha, kelembagaan, dan akses pasar. Kajian Konsep Program Balai Ternak BAZNAS disusun untuk memperkuat pendayagunaan zakat produktif melalui pengembangan usaha peternakan yang terintegrasi dari budidaya, pengolahan hasil, hingga pemasaran. Pada periode 2018–2025, program ini telah dilaksanakan pada 101 titik di 15 provinsi dan menjangkau 2.029 penerima manfaat.
Program Balai Ternak tidak menempatkan ternak sebagai bantuan yang berdiri sendiri. Intervensi mencakup pemberian aset produktif, sarana produksi, peningkatan kapasitas, pendampingan teknis dan usaha, penguatan kelompok, pengelolaan risiko, serta pembukaan akses pasar. Pengembangan program dilakukan sesuai potensi wilayah dan dapat mencakup budidaya ternak, pakan, pengolahan produk samping, integrated farming, pengelolaan hasil, dan pemasaran.
Keberhasilan program diarahkan pada peningkatan aset, produktivitas, pendapatan, kapasitas peternak, serta kemandirian kelembagaan dan mental spiritual. Melalui pendampingan yang terencana dan strategi exit yang berbasis kesiapan kelompok, Program Balai Ternak diharapkan mampu membangun usaha peternakan mustahik yang mandiri dan berkelanjutan serta mendorong transformasi mustahik menuju munfik dan, apabila telah memenuhi ketentuan, menjadi muzaki.

