Executive Summary
Zakat merupakan instrumen utama dalam sistem keuangan Islam yang berperan strategis dalam mewujudkan kesejahteraan sosial, keadilan distributif, dan pengentasan kemiskinan. Namun potensi zakat di Indonesia, termasuk di lingkungan perguruan tinggi, belum terkelola secara optimal. Ekosistem zakat membutuhkan kolaborasi multipihak agar mampu berfungsi secara berkelanjutan dan berdampak luas. Perguruan tinggi yang menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi menjadi bagian penting dari ekosistem untuk memajukan pengelolaan zakat. Dalam konteks pengelolaan zakat, Perguruan Tinggi berperan sebagai simpul penting yang menjembatani ilmu pengetahuan, praktik pengelolaan zakat, dan kebutuhan kebijakan publik. Keterlibatan perguruan tinggi memperkuat legitimasi ilmiah, meningkatkan kualitas tata kelola, serta mendorong inovasi berbasis riset yang relevan dengan kebutuhan umat dan negara.
Kajian ini bertujuan merumuskan University Zakat Index (UZI) sebagai instrumen pengukuran kinerja pengelolaan zakat di perguruan tinggi. UZI disusun sebagai indeks multidimensi yang mencakup tiga dimensi utama, yaitu keberadaan Unit Pengelola Zakat (UPZ), Dakwah dan Literasi, dan Kemitraan. Setiap dimensi dijabarkan ke dalam variabel dan indikator terukur yang dapat dinilai secara kuantitatif maupun kualitatif. Pengembangan metodologi penghitungan menggunakan Multistage Weighted Index memperkuat objektivitas dan konsistensi dalam penilaian, sehingga UZI dapat berfungsi sebagai instrumen evaluasi, pemetaan kapasitas, benchmarking antar perguruan tinggi, serta dasar perumusan kebijakan penguatan unit zakat kampus. Indeks ini selaras dengan agenda nasional penguatan ekonomi syariah serta SDGs, sehingga kehadirannya diharapkan mampu mendorong perguruan tinggi untuk lebih aktif dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan mustahik, dan penguatan literasi zakat.
| University Zakat Index: Teori dan Konsep | ![]() |

