Kajian Damage and Loss Assessment (DALA) merupakan kajian awal untuk mengestimasi dampak kerusakan dan kerugian ekonomi akibat gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026. Kajian menggunakan kerangka Damage and Loss Assessment yang diselaraskan dengan pendekatan Jitupasna BNPB, dengan cakupan analisis meliputi kerusakan perumahan, fasilitas umum dan infrastruktur, kehilangan output ekonomi, serta biaya tambahan selama masa tanggap darurat. Berdasarkan perbedaan data resmi BNPB dan BPBD Provinsi NTT, kajian menyajikan dua skenario estimasi dengan total kerusakan dan kerugian sebesar Rp1,62 triliun hingga Rp2,22 triliun.
Kajian juga memberikan perhatian khusus terhadap dampak bencana pada mustahik dan penduduk miskin terdampak. Kerugian kelompok tersebut diperkirakan mencapai Rp5,12 miliar, dengan konsentrasi terbesar berada di Kabupaten Manggarai Timur. Analisis ini digunakan untuk melihat wilayah dengan tingkat kerentanan yang lebih tinggi serta menjadi dasar dalam menentukan prioritas intervensi bantuan dan pemulihan. Kajian turut mengidentifikasi adanya kesenjangan pembiayaan perumahan sebesar Rp366 miliar hingga Rp593 miliar antara nilai penggantian rumah secara ekonomi dan plafon stimulan pemerintah. Kondisi tersebut membuka ruang bagi dukungan pembiayaan filantropi, termasuk zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.
Selain memberikan estimasi awal kerugian, kajian menekankan pentingnya kualitas dan konsistensi data dalam menentukan kebijakan penanganan pascabencana. Perbedaan jumlah rumah rusak antara sumber nasional dan daerah menunjukkan perlunya pendataan by name by address serta verifikasi teknis pada tingkat desa dan kecamatan. Seluruh estimasi dalam kajian ini menggunakan data dengan cut-off 18 Agustus 2026 dan masih dapat berubah seiring berlangsungnya pendataan lapangan. Oleh karena itu, hasil kajian diarahkan sebagai dasar perencanaan awal untuk mendukung penargetan bantuan, pembiayaan pemulihan, serta penyusunan strategi intervensi BAZNAS pada wilayah dan kelompok masyarakat yang paling terdampak.
|
Kajian Damage and Loss Asessment (DALA) |
![]() |

