Book Publication

Potensi Zakat Perusahaan Publik Indonesia dan Perhitungan Tarif Zakat Per Lembar Saham

Publisher: Pusat Kajian Strategis BAZNAS

Book Size: 29.7cm x 21 cm (A4)

ISSN 3089-9931
Vol. 02, 2026

 

Language: Indonesia
© 2026  | 210 Pages
 
 
 
 
 
 
Ringkasan Eksekutif

Indonesia memiliki potensi zakat yang sangat besar sebagai instrumen pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan. Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, potensi zakat nasional diperkirakan mencapai Rp327 triliun per tahun. Namun demikian, realisasi penghimpunan zakat masih jauh di bawah potensi tersebut, sehingga diperlukan berbagai inovasi dan penguatan tata kelola untuk memperluas basis penghimpunan zakat, termasuk melalui zakat saham perusahaan publik.

Kajian Potensi Zakat Perusahaan Publik Indonesia dan Perhitungan Tarif Zakat Per Lembar Saham Tahun 2026 disusun untuk menghitung potensi zakat pada perusahaan publik yang terdiri dari potensi zakat perusahaan, potensi zakat karyawan, serta potensi zakat saham perusahaan publik tahun 2025. Selain itu, kajian ini juga menghitung tarif zakat per lembar saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Analisis dilakukan terhadap 909 emiten yang listing di BEI dengan menggunakan pendekatan aset dan pendekatan PMA Nomor 52 Tahun 2014.

Hasil kajian menunjukkan bahwa potensi zakat saham berdasarkan pendekatan aset mencapai Rp149,46 triliun dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor keuangan sebesar Rp61,52 triliun. Sementara itu, berdasarkan pendekatan PMA Nomor 52 Tahun 2014, potensi zakat saham mencapai Rp23,94 triliun yang berasal dari 669 emiten syariah (DES) dan 240 emiten non-DES. Pada pendekatan ini, sektor jasa menjadi kontributor terbesar dengan nilai sekitar Rp9,02 triliun, terutama dari subsektor keuangan sebesar Rp6,35 triliun. Kajian ini menunjukkan bahwa zakat saham memiliki potensi strategis dalam memperkuat penghimpunan zakat nasional sekaligus mendukung pembangunan ekonomi umat secara berkelanjutan.